Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Polri Kembali Melarang Pers Saat Peliputan, Ini Sudah Menyalahi UUD Pers No 40, 1999 Pasal 18 Ayat 1 Tentang Kebebasan Pers

Rabu, 24 Agustus 2022 | 8:15:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-24T01:15:26Z


SURABAYA, - Insiden adu mulut kembali terjadi antara wartawan dengan aparat kepolisian saat hendak meliput pertandingan sepak bola antara Persebaya vs PSIS Semarang.

Hal tersebut disinyalir saat beberapa wartawan berencana masuk lewat pintu no.19, namun terkesan dihalangi oleh polisi berpangkat melati satu dipundaknya tersebut.

Polisi yang menghalangi rekan rekan jurnalis untuk mengambil liputan, diketahui bernama Kompol Dwi Nugroho menjabat sebagai Kapolsek Tegal Sari Surabaya.

“Tugas polisi hanya mengamankan, tidak ada kaitanya dengan sosialisasi dan pintu masuk. Kebijakan semua dari pampel,” ujar Dwi Nugroho saat dihampiri oleh perwakilan media (23/8).

Kapolsek yang menghadang pintu gerbang tersebut juga menyuruh awak media langsung menanyakan kepada pihak pampel, akan tetapi pihak pampel saat ini masih sibuk.

Bahkan mendapatkan hal yang dirasa terkesan menghalangi tugas Jurnalistik, salah satu perwakilan media mencoba meminta penjelasan kenapa dalam pertandingan ini rekan wartawan tidak boleh masuk.

“Saya ini sudah konfirmasi dari sebelum pertandingan laga dimulai, namun pihak polisi terkesan cuek dan acuh tak acuh,” kata Munif yang merupakan salah satu perwakilan media.

Hal senada juga dilontarkan oleh Samsul Arifin alias gud-gud, dirinya angkat bicara lantaran tidak terima melihat tindakan yang dirasanya tidak bersahabat dengan para pencari berita.

“Tindakan Kapolsek Tegal Sari saat melakukan pengamanan di stadion bung tomo sangat arogansi, kenapa wartawan dilarang meliput pertandingan sepak bola padahal kami ini juga menjalankan tugas,” kata Samsul.

Dalam hal ini, Samsul juga berharap kepada Kapolrestabes Surabaya, atas kejadian insiden pelarangan meliput pertandingan seperti ini agar tidak terulang kembali.

Penulis Tim
Editor Redaksi
×
Berita Terbaru Update