Notification

×

Iklan

Iklan

KHIS Bangkalan Lantik Pengurus Baru, Susun Program Kerja Sekaligus Gelar Buka Bersama

Minggu, 08 Maret 2026 | 10:53:00 PM WIB | Last Updated 2026-03-08T15:53:40Z

 


Harianmataberita.com| Bangkalan – Komunitas Hukum Islam (KHIS) menggelar pelantikan pengurus baru periode 2026 yang dirangkaikan dengan rapat kerja (raker) dan buka bersama pada Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memulai kepengurusan baru sekaligus memperkuat komitmen dalam mengembangkan kajian hukum Islam di lingkungan akademik.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh yang memiliki peran dalam perjalanan KHIS. Di antaranya pencetus sekaligus pendiri KHIS, Dr. Adiyono, S.H.I., M.H.I., serta penanggung jawab KHIS, Faiz Nasrullah, S.H.I., M.H., yang selama ini aktif memberikan bimbingan dan arahan kepada organisasi.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Fakultas Keislaman Fathul Amin Firdaus serta Bupati HIMASIYSA Ahmad Fuad Hanafi. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan KHIS sebagai wadah pengembangan keilmuan bagi mahasiswa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi pelantikan pengurus KHIS periode 2026 yang berlangsung khidmat. Para pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi serta membawa KHIS menjadi komunitas yang lebih progresif dan inovatif dalam mengembangkan kajian hukum Islam.

Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja yang diikuti seluruh pengurus. Dalam forum tersebut, para pengurus berdiskusi untuk merumuskan berbagai program kerja yang akan dilaksanakan selama satu periode kepengurusan.

Rapat kerja ini menjadi ruang strategis bagi KHIS untuk menyusun arah gerak organisasi. Program yang dirancang tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga diarahkan untuk memberikan kontribusi akademik bagi mahasiswa dan lingkungan kampus.

Ketua Umum KHIS Arofa Sahlan dalam sambutannya menegaskan bahwa KHIS hadir sebagai wadah keilmuan bagi mahasiswa yang ingin mendalami kajian hukum Islam.

“KHIS bukan sekadar komunitas biasa, tetapi ruang akademik untuk mengembangkan pemahaman dan diskusi mengenai hukum Islam di kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga berharap adanya dukungan dari berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Keislaman, khususnya HIMASIYSA, agar KHIS dapat terus berkembang dan menjalankan berbagai program keilmuan ke depan.

Menjelang waktu berbuka puasa, rangkaian kegiatan ditutup dengan buka bersama yang diikuti seluruh peserta. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara pengurus, anggota, pendiri, serta tamu undangan yang hadir.

Melalui kegiatan ini, KHIS berharap dapat terus menjadi komunitas yang aktif dalam mengembangkan diskusi akademik dan kajian hukum Islam di lingkungan kampus.(ysk)