Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Diduga Pekerjaan Proyek di Tambak Wedi Tengah 1 dan Tambak Wedi Baru GG 14 Tidak Sesuai Spesifikasi

Rabu, 05 Juni 2024 | 7:24:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2024-06-05T12:24:13Z


Surabaya, Harianmataberita.com - 
Diduga pelaksanaan pekerjaan proyek pemasangan U-ditch dan Paving di tambak Wedi tengah 1 dan tambak baru GG 14  berdasarkan hasil pantauan tim investigasi media ini ditemukan tidak adanya lantai kerja dasar waktu pemasangannya pun tidak dikeringkan terlebih dahulu.

tidak adanya tarik benang dan waterpass guna terlihat rata bekas galian tidak dibuang semuanya ke tempat lain melainkan dibuat urug kembali ke sela-sela kanan kiri U-ditch dan ditengah buat pemasangan paving yang bisa mengurangi volume serta sebagian pemasangan kastin tidak semua dipasang melainkan diganti dengan campuran semen dan pasir.

Sangat disayangkan pembangunan yang memakai dana dari pajak rakyat tidak semestinya para penyedia berlaku sesukanya guna maraup keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa mempertimbangkan kualitas.


salah satu warga inisial Soe
mengungkapkan pekerjaan itu dikerjakan dengan tenaga borongan dipastikan hasilnya kurang maksimal."jelas warga kepada media ini.


“perhatikan saja papan info pekerjaan tidak ada, para pekerja tidak memakai APD (Alat pelindung diri) SMK3 atau obat-obatan tidak di sediakan, sekalipun pengawas mengerti dan mahami pihak pengawas tidak pernah melakukan teguran atau memberikan masukan kepada kontraktor sebagai pelaksana dan para pekerja.

Masyarakat harus tahu asal usul dan anggaran pekerjaan proyek sumbernya dari mana? siapa konsultan perencanaan dan pengawasnya bila tidak ada, terkesan proyek tersebut Siluman tanpa legalitas, tidak terlihat konsultan pengawas sebagai pengendali akan kwalitas dan kwantitas.


Tim investigasi menemukan dilokasi pekerjaan proyek tidak ada papan info pekerjaan hanya rambu rambu "hati-hati ada proyek" 


Masyarakat meminta untuk itu pihak terkait seperti APH respon cepat melakukan sidak bila pengaduan masyarakat muncul hingga melewati PHO dan massa FHO agar efek jera bagi oknum penyelenggara yang menyalahgunakan jabatan."pungkas

(Imam Arifin)
×
Berita Terbaru Update