Notification

×

Iklan

Iklan

Proyek Galian Pipa Gas PGN di Manukan Tama Mangkrak 4 Hari, Warga: Lalu Lintas Jadi Semrawut

Selasa, 17 Februari 2026 | 2:19:00 PM WIB | Last Updated 2026-02-17T07:20:02Z
Surabaya| harianmataberita.com- Proyek penggalian pipa gas yang dilakukan oleh PGN, anak usaha dari Pertamina, di kawasan Jalan Manukan Tama, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, dikeluhkan warga. Pasalnya, pekerjaan tersebut dilaporkan mangkrak dan dibiarkan terbengkalai selama lebih dari empat hari.
Pantauan di lokasi, lubang galian memanjang di badan jalan tampak belum ditutup sempurna. Material bekas galian dan pembatas proyek masih berserakan di sisi jalan. Kondisi ini menyebabkan penyempitan akses kendaraan, terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari.
Salah seorang warga Manukan Tama, Rudi (42), mengatakan proyek tersebut awalnya berjalan normal. Namun, dalam beberapa hari terakhir, tidak terlihat adanya aktivitas pekerja di lokasi.
“Sudah lebih dari empat hari ini tidak ada pekerjaan lanjutan. Galian dibiarkan begitu saja. Arus lalu lintas jadi terganggu, apalagi kalau pagi dan sore, macetnya lumayan,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Menurut warga, selain memicu kemacetan, kondisi jalan yang terbuka juga membahayakan pengendara, khususnya pengendara sepeda motor. Beberapa pengendara terpaksa melambat dan antre karena hanya sebagian badan jalan yang bisa dilalui.
Warga berharap pihak pelaksana proyek segera melanjutkan dan merampungkan pekerjaan agar tidak semakin meresahkan masyarakat. Mereka juga meminta ada pengamanan tambahan di sekitar lokasi galian untuk mencegah kecelakaan.
“Kalau memang ada kendala, setidaknya diberi informasi. Jangan dibiarkan seperti ini. Kami yang setiap hari lewat jadi terdampak,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PGN terkait alasan terhentinya sementara pekerjaan penggalian tersebut.