Notification

×

Iklan

Iklan

LIRA dan MADAS Nusantara Gelar Aksi Damai di Depan Kantor Gubernur Jatim, Soroti Dugaan Korupsi Dana Hibah

Kamis, 12 Februari 2026 | 7:37:00 PM WIB | Last Updated 2026-02-12T12:37:40Z


Surabaya - harianmataberita.com LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) bersama MADAS Nusantara DPW Jawa Timur menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (12/2/2026). Massa aksi berangkat dari Kantor LIRA di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, dengan melibatkan perwakilan DPD dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Aksi tersebut dihadiri Gubernur LIRA Jawa Timur H. Samsudin dan Ketua DPW MADAS Nusantara Jatim H. Romlan. Dalam orasinya, H. Samsudin menekankan pentingnya penegakan hukum terkait dugaan korupsi dana hibah yang disebut melibatkan Gubernur Jawa Timur serta sejumlah anggota DPRD Jatim (DPRD I).
“Beberapa anggota DPRD sudah dipanggil KPK, bahkan ada yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Kami meminta proses hukum berjalan transparan dan tanpa tebang pilih,” ujar Samsudin di hadapan peserta aksi.
Dalam aksi itu, perwakilan LIRA juga menyerahkan surat resmi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Surat tersebut berisi kronologi dugaan korupsi dana hibah dari awal hingga perkembangan terbaru, yang sebelumnya telah dipaparkan di depan massa aksi.
Setelah melakukan audiensi dengan pihak terkait di lingkungan Pemprov Jatim, perwakilan LIRA mengaku belum puas dengan hasil pertemuan tersebut. H. Samsudin menyampaikan bahwa pihak Pemprov tidak dapat menunjukkan surat pencabutan atau surat edaran yang disebut-sebut melarang kegiatan monitoring dana hibah.
“Selama ini monitoring dana hibah terkesan ditutup-tutupi. Saat kami meminta dasar aturan pelarangannya, pihak Pemprov tidak bisa menunjukkan surat resmi pencabutan maupun edaran yang dimaksud,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW MADAS Nusantara Jatim H. Romlan menjelaskan alasan keikutsertaan organisasinya dalam aksi tersebut. Ia menegaskan bahwa meski LIRA dan MADAS Nusantara merupakan dua organisasi berbeda, keduanya memiliki hubungan emosional yang erat.
“Walaupun berbeda bendera organisasi, secara emosional kami sangat dekat. Bahkan bisa dikatakan lahir dari satu rahim, karena Ketua Umum DPP MADAS Nusantara dan Presiden LIRA dipimpin oleh orang yang sama, yaitu H. Yusuf Risal SH. Maka dari itu, di mana ada LIRA, di situ pasti ada MADAS Nusantara,” ujar Romlan kepada awak media.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa membubarkan diri setelah menyampaikan aspirasi dan melakukan audiensi dengan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur.(Red)