Bangkalan — harianmataberita.com-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Burneh, Bangkalan. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri masyarakat dan warga Nahdliyin.
Pantauan dari lokasi, suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat. Ratusan jamaah tampak memenuhi area acara dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga malam hari.
Panggung utama dihiasi rangkaian bunga serta ornamen bernuansa hijau khas Nahdlatul Ulama. Sejumlah pengurus dan tokoh masyarakat juga tampak berada di atas panggung mendampingi jalannya acara.
Pada bagian belakang panggung terpampang tema yang mengangkat semangat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bersama MWC NU Kecamatan Burneh. Kegiatan tersebut juga mengusung pesan tentang pentingnya meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta kebersamaan masyarakat.
Pesan tersebut terlihat dalam tema kegiatan yang menekankan nilai ukhuwah dan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam atau rahmatan lil alamin.
Rangkaian acara diisi dengan tausiah keagamaan dan lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Jamaah yang hadir mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara pengurus NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga di Kecamatan Burneh.
Selain memperkuat hubungan sosial, momentum Maulid Nabi juga menjadi pengingat agar nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kerukunan dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Ust. Umam mengatakan, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut bukan kali pertama digelar di Ranting Pereng. Menurutnya, kegiatan serupa telah rutin dilaksanakan selama lima tahun terakhir.
"Alhamdulillah, kegiatan ini sudah berlangsung selama lima tahun dan Ranting Pereng selalu menjadi tuan rumah. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus bentuk kekompakan warga dan pengurus NU," ujar Ust. Umam.
Ia berharap tradisi tersebut dapat terus dilanjutkan dan semakin mempererat ukhuwah antar-ranting NU di Kecamatan Burneh.
"Mudah-mudahan tahun depan ada ranting lain yang bersedia menjadi tuan rumah, sehingga kegiatan seperti ini bisa bergiliran dan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta kebersamaan antar-ranting," imbuhnya.
Dengan mengusung semangat kebersamaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama MWC NU Kecamatan Burneh diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai keteladanan Rasulullah diharapkan terus menjadi pedoman masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian.(TR)