Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolres Sampang Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026

Kamis, 12 Maret 2026 | 9:26:00 PM WIB | Last Updated 2026-03-12T14:26:24Z
Harianmataberita.com|Sampang -Kepolisian Resor (Polres) Sampang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H bertempat di lapangan Mapolres Sampang, rabu (11/03/2026) sore.

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sampang AKBP Hartono, S.Pd., M.M., dihadiri Forkopimda Kabupaten Sampang, kepala OPD terkait, serta perwakilan instansi sektoral mulai dari Pertamina Cabang Sampang, Jasa Raharja, Orari, Senkom, Tagana, hingga Pramuka Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Sampang.

Ratusan personil gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Damkar, Tagana, Senkom, Orari dan Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Sampang mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Hartono membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kapolres menyampaikan bahwa apel ini merupakan pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, maupun prasarana sebagai wujud komitmen sinergisitas lintas sektor demi mudik yang aman, nyaman, dan lancar.

Kapolri menyoroti situasi global yang sedang bergejolak, mulai dari konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Palestina, hingga Iran. Eskalasi ini telah menyebabkan ketidakstabilan harga minyak dunia dan mengancam ekonomi nasional melalui inflasi.

“Pemerintah terus melakukan langkah diplomasi bebas aktif dan memberikan subsidi energi untuk menjaga daya beli masyarakat. Stok BBM dan LPG nasional dipastikan mencukupi, sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan panic buying,” ujar AKBP Hartono mengutip amanat Kapolri.
(Ysk)
[12/3 21.12] berantaz789 HMB: Apel Operasi Ketupat 2026 di Surabaya, 161 Ribu Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran

Surabaya — Polrestabes Surabaya bersama unsur lintas sektoral menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pengecekan sarana dan prasarana serta kesiapan personel yang akan diterjunkan selama operasi berlangsung.

Apel yang digelar di Lapangan A Mapolrestabes tersebut dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa operasi pengamanan Lebaran merupakan agenda nasional yang membutuhkan kesiapan maksimal dari seluruh pihak.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momentum penting yang selalu diiringi dengan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar. Tradisi mudik, silaturahmi, hingga aktivitas ekonomi menjadikan periode Lebaran sebagai salah satu pergerakan sosial terbesar setiap tahunnya.



Menurutnya, pemerintah memprediksi jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Lebaran tahun ini mencapai sekitar 143,9 juta orang. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang harus diantisipasi melalui pengamanan terpadu.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Operasi Ketupat menjadi bagian dari upaya negara untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan tradisi Lebaran dengan aman, nyaman, dan tertib.

“Dalam waktu dekat kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Ini merupakan agenda nasional yang sangat penting dan selalu mendorong tingginya mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas mudik serta perputaran ekonomi,” tutur, Kapolrestabes Surabaya pada Kamis (12/03/2026) dalam amanat apel.

Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 13 hari. Operasi ini dimulai pada 13 Maret 2026 dan akan berlangsung hingga 25 Maret 2026.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 161.243 personel gabungan diterjunkan di seluruh wilayah Kota Surabaya. Personel tersebut terdiri dari unsur kepolisian, TNI, instansi pemerintah, hingga berbagai elemen masyarakat yang turut mendukung kelancaran pengamanan Lebaran.

Kehadiran personel gabungan ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mengurai kepadatan arus lalu lintas, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama periode mudik dan arus balik.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan operasi, pemerintah juga telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama terkait pengaturan lalu lintas dan transportasi selama masa mudik Lebaran.

Regulasi tersebut mencakup pengaturan lalu lintas di jalan tol dan arteri, pengoperasian penyeberangan laut, hingga pengaturan kendaraan logistik agar arus perjalanan masyarakat tetap lancar.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah titik istirahat bagi para pemudik guna mengurangi risiko kelelahan selama perjalanan jauh. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.

Kapolrestabes Surabaya menekankan bahwa keberhasilan pengamanan Lebaran tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan.

Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, seluruh pihak diharapkan memiliki komitmen yang sama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode Lebaran.

Pengamanan yang maksimal diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, beribadah, maupun merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan perayaan Idul Fitri 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan.(ysk)