Notification

×

Iklan

Iklan

Guru SD/MI Ikuti Workshop Pelatih Bola Tangan di Cibungbulang

Sabtu, 29 November 2025 | 5:59:00 PM WIB | Last Updated 2025-11-29T10:59:15Z

Bogor - Sejumlah guru dari jenjang SD dan MI di Kecamatan Cibungbulang mengikuti Workshop Pelatih Olahraga Bola Tangan yang diselenggarakan di gedung Pondok Pesantren Cinta Rosul, Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh KH. Abdul Basid Mahfuf, S.Pd., selaku pimpinan pondok pesantren.

Workshop terselenggara sebagai hasil kolaborasi antara Indonesia Islamic-Sport Solidarity Academy (IISA) dengan pengelola Pondok Pesantren Cinta Rosul. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mencetak pelatih-pelatih olahraga bola tangan yang kompeten, yang nantinya akan membina dan melatih siswa-siswi di sekolah dan pesantren masing-masing.

Para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari para narasumber yang merupakan pelatih dan praktisi olahraga bola tangan tingkat nasional, antara lain 
Suryadi Gunawan, M.Pd, dosen dan praktisi olahraga; dan Rika Atiya, S.Pd, M.M. dari Universitas Budi Luhur Jakarta dan praktisi Bola Tangan. Materi yang disampaikan mencakup teori dasar, teknik permainan, strategi pelatihan, serta simulasi pertandingan. Dengan pendekatan yang interaktif dan aplikatif, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara efektif di lingkungan pendidikan mereka.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menuju ajang pertandingan persahabatan atau invitasi bola tangan se-Kecamatan Cibungbulang yang direncanakan akan digelar pada Januari 2026. Pertandingan nanti akan menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para pelatih dan siswa yang telah mendapatkan pelatihan, sekaligus sebagai sarana mempererat silaturahmi antar sekolah dan pesantren.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, yang sekaligus memberikan sambutan dan arahan. "Saya menyambut baik adanya workshop pelatih bola tangan ini. Marilah kita mulai memperkenalkan jenis olahraga bola tangan atau handball di kalangan anak-anak kita, dan berupaya menjadikan olahraga ini sebagai cabang olahraga idola baru bagi masyarakat," kata alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu dalam sambutannya.

IISA berharap olahraga bola tangan dapat semakin dikenal dan diminati di kalangan pelajar, serta menjadi sarana pembentukan karakter, sportivitas, dan kerja sama tim sejak usia dini. Turut hadir pada acara pembukaan workshop, terlihat Ayep Koswara, S.Pd, MM, Ketua Kelompok Kerja Kepala SD (K3S) se-Cibungbulang, dan Abdurrohim, S.Pd, M.Pd, Sekretaris PGRI Kecamatan Cibungbulang; dan Iip Almaripin, S.Pd, Ketua Kelompok Kerja Guru Olahraga Cibungbulang. (APL/Red)