Notification

×

Iklan

Iklan

Tes Urine Mendadak di Pelabuhan Tanjung Perak, Lima Sopir dan Pengantar Barang Positif Narkoba

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:15:00 AM WIB | Last Updated 2026-06-14T04:15:09Z
SURABAYA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bekerja sama dengan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Siedokkes) menggelar pemeriksaan urine secara mendadak dan acak di kawasan Pelabuhan Jamrud, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang difokuskan pada titik-titik vital pintu masuk pelabuhan tersebut menyasar sopir truk, pengemudi bus antarpulau, serta penumpang angkutan umum yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.

Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., mengatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelabuhan sekaligus menjaga keselamatan transportasi laut.

"Dari total 50 alat tes cepat narkoba yang digunakan, sebanyak lima orang dinyatakan positif menggunakan zat terlarang dan langsung diamankan untuk menjalani penanganan lebih lanjut," ujar AKP Adik Agus Putrawan kepada awak media.

Selain melakukan pemeriksaan urine, petugas juga memeriksa sejumlah kendaraan yang melintas di area pelabuhan. Dari hasil pemeriksaan terhadap sebuah truk, ditemukan enam dus rokok tanpa pita cukai resmi yang diduga merupakan barang ilegal.

"Kelima orang yang terindikasi positif tersebut berperan sebagai sopir maupun pengantar barang yang membawa muatan dari wilayah Jawa menuju luar pulau. Seluruh kendaraan dan barang bukti terkait telah diamankan untuk proses lebih lanjut," jelasnya.

AKP Adik Agus Putrawan menambahkan bahwa kegiatan pengawasan dan pemeriksaan sengaja dilaksanakan di pintu masuk pelabuhan karena wilayah tersebut merupakan area tanggung jawab pengamanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Selain itu, lokasi tersebut dinilai paling efektif untuk melakukan pemeriksaan secara terpadu.

Menurutnya, operasi serupa akan terus dilakukan secara rutin setiap bulan dengan waktu pelaksanaan yang bersifat acak dan tanpa jadwal tetap.

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan serta mencegah peredaran barang terlarang dan penyalahgunaan narkoba melalui jalur transportasi laut," pungkas AKP Adik Agus Putrawan.