Notification

×

Iklan

Iklan

Perpisahan KKN Tematik STKIP PGRI Bangkalan 2026 di Desa Lajing, 25 Mahasiswa Dorong Desa Mandiri Berbasis SDGs

Selasa, 11 Agustus 2026 | 2:56:00 PM WIB | Last Updated 2026-08-11T07:56:10Z
Bangkalan - Harianmataberita-Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik STKIP PGRI Bangkalan tahun 2026 resmi ditutup dalam acara perpisahan yang berlangsung khidmat di Desa Lajing. Kegiatan yang mengusung tema "Pemberdayaan Masyarakat Desa Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) melalui Penguatan Pendidikan, Kesehatan Lingkungan, Ekonomi, dan Transformasi Digital menuju Desa Mandiri dan Berkelanjutan" ini diikuti oleh 25 mahasiswa peserta, dosen pembimbing lapangan, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. H. Sunardjo, M.Hum, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi mahasiswa selama masa pengabdian di Desa Lajing. Ia menegaskan bahwa program KKN tematik ini bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan wujud nyata kontribusi kampus dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.

Selama masa penugasan, mahasiswa KKN yang dikoordinasi oleh Koordinator Desa (Kordes) Abdul Haris ini merealisasikan berbagai program kerja yang menyasar empat pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan lingkungan, ekonomi, dan transformasi digital. Di bidang pendidikan, mahasiswa aktif mendampingi kegiatan belajar anak-anak sekolah dasar dan memberikan bimbingan literasi. Pada aspek kesehatan lingkungan, digelar sosialisasi pola hidup bersih serta kegiatan kerja bakti dan pengelolaan sampah rumah tangga.

Sementara itu, di sektor ekonomi, mahasiswa membantu pelaku usaha mikro Desa Lajing dalam pengemasan produk dan strategi pemasaran sederhana. Tak kalah penting, program transformasi digital turut diperkenalkan melalui pelatihan pemanfaatan platform digital bagi UMKM desa, termasuk pengenalan pemasaran daring guna memperluas jangkauan pasar produk lokal.

Kepala Desa Lajing, Moksin, S.M, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas seluruh kontribusi mahasiswa selama masa pengabdian berlangsung. "Kami berharap program dan inovasi yang telah dirintis para mahasiswa dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat desa secara mandiri," ujarnya.

Moksin juga menambahkan bahwa kehadiran 25 mahasiswa KKN memberikan dampak positif bagi warga, khususnya dalam membuka wawasan baru terkait pemanfaatan teknologi digital dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan desa.

Acara perpisahan turut diisi dengan penyerahan cinderamata, penampilan seni dari warga dan mahasiswa, serta sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan. Suasana haru tak terelakkan mengingat kedekatan emosional yang terjalin antara mahasiswa dan warga Desa Lajing selama masa pengabdian.

Melalui program KKN Tematik ini, STKIP PGRI Bangkalan berharap dapat terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat desa, sekaligus mencetak lulusan yang peka terhadap isu-isu pembangunan berkelanjutan di lingkungan sekitarnya.(T.R)